Anggap Lebih Murah, Esia Jadi Bispak

esiaKlaim saling murah antar operator GSM, membuat Esia merasa tergelitik untuk membandingkannya. Program baru pun diluncurkan, dengan tajukĀ  “Esia Bispak: Bisa Pake Tarif Manapun”.

Melalui Esia Bispak ini, pelanggan dapat membandingkan tarif seluler GSM apapun dengan Esia. Caranya, dengan menggunakan secara langsung di ponsel Esia. Pengguna dapat mengetik huruf B (Bablas-merujuk pada XL), A (Asal-Merujuk pada kartu AS), S (Simpatik-merujuk pada Simpati, M (Matahari- merujuk pada Mentari) dan I (I’m Sri-merujuk pada IM3) lalu kirim ke 212, dengan tarif Rp2000/sms. Jika diurutkan, kelima huruf tersebut dibaca ‘BASMI’.

“Kami hanya ingin memberitahukan kepada masyarakat. Kalau Esia dibandingkan dengan GSM manapun jauh lebih murah. Klaim ini tidak hanya Esia sendiri yang mengeluarkan, tapi harus dibuktikan dari konsumen sendiri dengan mencobanya secara langsung,” jelas Vice President PT Bakrie Telecom Erik Meijer, saat peluncuran Esia Bispak, di Wisma Bakrie, Jakarta, Rabu (26/8/2009).

“Dalam paket ini pelanggan Esia dapat memilih ketiga operator untuk membandingkan tarifnya. Itu sudah termasuk dengan bonus diskon 10 persen. Biar pelanggan buktikan kalau Esia memang paling murah,” sambungnya.

Lebih lanjut, mengenai penggunaan nama Bispak pada program terbarunya ini. Erik tidak mengkhawatirkan akan menimbulkan perspektif negatif di tengah masyarakat. Pasalnya, arti kata Bispak atau Bisa Pakai telah dianalogikan sebagai istilah wanita panggilan.

Pria Belanda itu menegaskan, semua istilah tersebut tergantung dengan apa yang ada dipikirkan masing-masing orang. Jika buruk, maka hasilnya akan buruk, begitu juga sebaliknya.

“Kata-kata itu sudah kami pikirkan secara matang. Ya, kalau akhirnya harus berkonotasi negatif, tergantung dari pikiran orang masing-masing,” tegas Erik.

Leave a Reply