India Lindungi Pekerja IT Dari Flu Babi

it_indiaPara pekerja IT di India mendapatkan perlindungan yang ketat dari pemerintah terkait wabah Flu Babi yang kini semakin mewabah. Loh kenapa?

Asosiasi Software dan Layanan Perusahaan India (Nasscom) akan memberikan perhatian khusus terhadap para pekerja yang bergerak di bidang IT, agar terhindar dari virus Flu Babi. Pasalnya, banyak petinggi, karyawan ataupun ilmuwan yang sering berpergian ke Luar Negeri.

Padahal seperti diketahui, banyak negara-negara di benua Amerika maupun Asia yang penduduknya terjangkit virus yang belum diketemukan obatnya itu. Bahkan seperti yang diberitakan PC World, Sabtu (15/8/2009), korban suspect Flu Babi di India mencapai 1.200 orang dan membunuh 23 orang.

“Kami tidak akan memberi ijin khusus ke luar negeri, jika memang tidak ada keperluan yang sangat mendesak,” tegas juru bicara Microsoft Research di Bangalore.

Data yang dikeluarkan Nasscom, ada lebih dari 300 ribu orang yang berkecimpung di dunia IT. Dan hampir setengahnya, sering melakukan perjalananke luar negeri. Ini tentu menjadi hal yang sangat tidak diinginkan oleh Pemerintah India, jika seseorang yang berpergian tersebut membawa virus sekembalinya dari luar negeri.

“Jika mereka mempunyai gejala-gejala flu seperti batuk, pilek atau demam, kami meminta karyawan yang datang dari luar negeri untuk tinggal di rumah selama sekitar tiga hari setelah mereka kembali. Baru setelah itu kami lihat perkembangannya,” kata juru bicara  perusahaan IT Infosys Technologies.

Leave a Reply