Kejahatan Cyber
Resesi ekonomi rupanya turut berkontribusi terhadap meningkatnya kejahatan di dunia cyber. Dengan keadaan ekonomi sulit yang membuat suatu negara makin miskin, hacker tak hanya melakukan kejahatan pembobolan komputer, tetapi juga memperluas aksi mereka dengan melakukan penipuan elektronik.
Hasil riset mereka juga menunjukkan bahwa pertumbuhan situs jejaring sosial turut menyediakan pelaku kejahatan sebuah area baru untuk melancarkan serangan mereka.
Studi yang dilakukan tim dari University of Brighton yang dipimpin Profesor Howard Rush, mengatakan, sistem pendeteksian dam pencegahan terhadap kejahatan di dunia maya telah ditingkatkan. Namun seiring bertambah ketatnya sistem keamanan, pembobolan data dan infiormasi personal pun kian bertambah dalam skala yang lebih besar. Demikian keterangan yang dikutip dari Telegraph, Rabu (19/8/2009).
Prof Rush mengatakan, keterampilan membobol kartu kredit dan mencuri identitas dalam bidang teknologi dan komunikasi bahkan telah menjamah hingga ke kalangan pengangguran yang memiliki kemampuan ICT.
“Pelaku kriminal bisa mendapatkan keuntungan dari adanya kesempatan melakukan kejahatan cyber, dan tren ini nampaknya masih akan terus berkembang dipacu oleh keadaan krisis global saat ini,” tambahnya.
